Seputar Pembangunan
By : Muhammad Zamroni Pembangunan merupakan bentuk perubahan sosial yang terarah dan terencana melalui berbagai macam kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat adalah suatu keadaan yang selalu menjadi cita-cita seluruh bangsa di dunia ini. Begitu juga bangsa Indonesia seperti yang termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 telah mencantumkan tujuan pembangunan nasionalnya. Berbagai teori tentang pembangunan telah banyak dikeluarkan oleh ahli-ahli sosial barat, salah satunya yang juga dianut oleh Bangsa Indonesia dalam program pembangunannya adalah teori modernisasi. Modernisasi merupakan tanggapan ilmuan sosial barat terhadap tantangan yang dihadapi oleh negara dunia kedua setelah berakhirnya Perang Dunia II.
Modernisasi menjadi sebuah model pembangunan yang berkembang dengan pesat seiring keberhasilan negara dunia kedua. Negara dunia ketiga juga tidak luput oleh sentuhan modernisasi ala barat tersebut. berbagai program bantuan dari negara maju untuk negara dunia berkembang dengan mengatasnamakan sosial dan kemanusiaan semakin meningkat jumlahnya. Namun demikian kegagalan pembangunan ala modernisasi di negara dunia ketiga menjadi sebuah pertanyaan serius untuk dijawab. Beberapa ilmuan sosial dengan gencar menyerang modernisasi atas kegagalannya ini. Modernisasi dianggap tidak ubahnya sebagai bentuk kolonialisme gaya baru, bahkan Dube (1988) menyebutnya seolah musang berbulu domba. Dan di belakang nanti akan lebih di fokuskan pada dampak-dampak negatif yang di timbulkan oleh proses tersebut.
Pembangunan di Indonesia khususnya sejak era Orde Baru yang memanfaatkan teknologi Barat dan modal asing telah melahirkan nilai-nilai baru dalam masyarakat yang menggeser kebudayaan tradisional. Dan dengan modernisasi yang menggunakan teknologi Barat serta masuknya modal asing, kita tidak dapat mencegah masuknya kebudayaan asing yang perlahan-lahan menyisihkan kebudayaan tradisional.
Tujuan pembangunan yaitu untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan . Kesejahteraan masyarakat. Dan modernisasi adalah suatu tuntutan bagi semua Negara-negara yang ada di semua belahan dunia. Tetapi modernisasi itu harus di sertai dengan kuatnya fondasi moral yang ada di dalamnya. Sehingga terjadi suatu keseimbangan antara perkembangan ilmu dan teknologi. Dan di sertai dengantingginya moral dan perilaku masyarakat.
Modernisasi tentu harus kita olah lebih jauh lagi dan tidak menerimanya sebagai teori Tuhan yang berharga mati. Perbaikan-perbaikan konsep modernisasi yang diselaraskan dengan budaya serta pengetahuan lokal masyarakat akan menjadi sebuah konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan dan kemanusiaan.
Wallahu A’lam…………..
Modernisasi menjadi sebuah model pembangunan yang berkembang dengan pesat seiring keberhasilan negara dunia kedua. Negara dunia ketiga juga tidak luput oleh sentuhan modernisasi ala barat tersebut. berbagai program bantuan dari negara maju untuk negara dunia berkembang dengan mengatasnamakan sosial dan kemanusiaan semakin meningkat jumlahnya. Namun demikian kegagalan pembangunan ala modernisasi di negara dunia ketiga menjadi sebuah pertanyaan serius untuk dijawab. Beberapa ilmuan sosial dengan gencar menyerang modernisasi atas kegagalannya ini. Modernisasi dianggap tidak ubahnya sebagai bentuk kolonialisme gaya baru, bahkan Dube (1988) menyebutnya seolah musang berbulu domba. Dan di belakang nanti akan lebih di fokuskan pada dampak-dampak negatif yang di timbulkan oleh proses tersebut.
Pembangunan di Indonesia khususnya sejak era Orde Baru yang memanfaatkan teknologi Barat dan modal asing telah melahirkan nilai-nilai baru dalam masyarakat yang menggeser kebudayaan tradisional. Dan dengan modernisasi yang menggunakan teknologi Barat serta masuknya modal asing, kita tidak dapat mencegah masuknya kebudayaan asing yang perlahan-lahan menyisihkan kebudayaan tradisional.
Tujuan pembangunan yaitu untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan . Kesejahteraan masyarakat. Dan modernisasi adalah suatu tuntutan bagi semua Negara-negara yang ada di semua belahan dunia. Tetapi modernisasi itu harus di sertai dengan kuatnya fondasi moral yang ada di dalamnya. Sehingga terjadi suatu keseimbangan antara perkembangan ilmu dan teknologi. Dan di sertai dengantingginya moral dan perilaku masyarakat.
Modernisasi tentu harus kita olah lebih jauh lagi dan tidak menerimanya sebagai teori Tuhan yang berharga mati. Perbaikan-perbaikan konsep modernisasi yang diselaraskan dengan budaya serta pengetahuan lokal masyarakat akan menjadi sebuah konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan dan kemanusiaan.
Wallahu A’lam…………..
Tag :
OPINI,
Rajutan kembali
By : Muhammad ZamroniKau terdiam aku terdiam
Tak terhembus secuil suara pun ke udara
Hanya sedikit pandangan kusam
Membentang sebuah kehampaan
Mempenjarakanku, menyiksaku
Apa kau menganggapku
Seperti apa yang ku pikIr padamu
Tampilan wajah terlipat amat
Senyum hangat tak mencuat
Memulainya membicarakan apa sebenarnya perkara
Hingga timbul benih ketidaknyamanan
Hampir lari bersama duri-duri
Mengencam rajutan bunga bersemi
Jalan tiba bersama sebuah asa
Membenahi kembali, bersama lagi
Itu seketsa yang pasti ada
Sebuah bumbu pencita rasa
Makin sedap lalu berjaya
Tak terhembus secuil suara pun ke udara
Hanya sedikit pandangan kusam
Membentang sebuah kehampaan
Mempenjarakanku, menyiksaku
Apa kau menganggapku
Seperti apa yang ku pikIr padamu
Tampilan wajah terlipat amat
Senyum hangat tak mencuat
Memulainya membicarakan apa sebenarnya perkara
Hingga timbul benih ketidaknyamanan
Hampir lari bersama duri-duri
Mengencam rajutan bunga bersemi
Jalan tiba bersama sebuah asa
Membenahi kembali, bersama lagi
Itu seketsa yang pasti ada
Sebuah bumbu pencita rasa
Makin sedap lalu berjaya
Tag :
SASTRA,
Cinta yang Abadi
By : Muhammad ZamroniKeheningan malam yang sepi sunyi
Terdengar sisa-sisa air hujan yang turun merintih dari atap
Dan sayup-sayup suara jangkrik yang lirih
Menyelimuti angin yang berlarian beserta rembulan
Ku tatap tembok tua bekas gempa yang berdiri rapuh
Memikirkan perjalanan nasib hamba yang hina
Berlumuran cacat luka yang tak bermuara
Tak ada daya terlampau mengetahui arah depan
Ku pandangi kau dari kejauhan
Tak sampai pandanganku menembusnya
Hanya harapku kau selalu dalam lindungaNya
Menjaga selalu anugrah cinta
Menyatu dalam raga, cinta dan hati
Indah, jadilah lebih indah dan selalu indah
Sungguh indah, berawal indah berakhir indah
Mensyukuri anugrah yang selalu bergelimang
Bersatu, berseru, menuju suatu waktu
Bersama selalu…..
Aku, dirimu dan masa depan
Tak terkikis waktu
Selalu menatap keabadian cinta
Tak mudah rapuh dan termakan hujatan.
Terdengar sisa-sisa air hujan yang turun merintih dari atap
Dan sayup-sayup suara jangkrik yang lirih
Menyelimuti angin yang berlarian beserta rembulan
Ku tatap tembok tua bekas gempa yang berdiri rapuh
Memikirkan perjalanan nasib hamba yang hina
Berlumuran cacat luka yang tak bermuara
Tak ada daya terlampau mengetahui arah depan
Ku pandangi kau dari kejauhan
Tak sampai pandanganku menembusnya
Hanya harapku kau selalu dalam lindungaNya
Menjaga selalu anugrah cinta
Menyatu dalam raga, cinta dan hati
Indah, jadilah lebih indah dan selalu indah
Sungguh indah, berawal indah berakhir indah
Mensyukuri anugrah yang selalu bergelimang
Bersatu, berseru, menuju suatu waktu
Bersama selalu…..
Aku, dirimu dan masa depan
Tak terkikis waktu
Selalu menatap keabadian cinta
Tak mudah rapuh dan termakan hujatan.
Tag :
SASTRA,