Pembelajaran Sosiologi di SMA/MA

By : Muhammad Zamroni

A.  Latar Belakang

Sosiologi ditinjau dari sifatnya digolongkan sebagai  ilmu pengetahuan murni (pure science) bukan ilmu pengetahuan terapan (applied science). Sosiologi dimaksudkan untuk memberikan kompetensi kepada peserta didik dalam memahami konsep-konsep sosiologi seperti sosialisasi, kelompok sosial, struktur sosial, lembaga sosial, perubahan sosial, dan konflik sampai pada terciptanya integrasi sosial. Sosiologi  mempunyai dua pengertian dasar yaitu sebagai ilmu dan sebagai metode. Sebagai ilmu, sosiologi merupakan kumpulan pengetahuan tentang masyarakat dan kebudayaan yang disusun secara sistematis berdasarkan analisis berpikir logis. Sebagai metode, sosiologi  adalah  cara berpikir untuk mengungkapkan realitas sosial yang ada dalam masyarakat dengan prosedur dan teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Dalam kedudukannya sebagai sebuah disiplin ilmu sosial yang sudah relatif lama berkembang di lingkungan akademika, secara teoretis sosiologi memiliki posisi strategis dalam membahas dan mempelajari masalah-masalah sosial-politik dan budaya yang berkembang di masyarakat dan selalu siap dengan pemikiran kritis dan alternatif menjawab tantangan yang ada. Melihat masa depan masyarakat kita, sosiologi dituntut untuk tanggap terhadap isu globalisasi yang di dalamnya mencakup demokratisasi, desentralisasi dan otonomi, penegakan HAM, good governance (tata kelola pemerintahan yang baik), emansipasi, kerukunan hidup bermasyarakat, dan masyarakat yang demokratis.
Pembelajaran sosiologi  dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan  pemahaman fenomena kehidupan sehari-hari.  Materi pelajaran mencakup konsep-konsep dasar, pendekatan, metode, dan teknik analisis dalam pengkajian berbagai fenomena dan permasalahan yang ditemui dalam kehidupan nyata di masyarakat.  Mata pelajaran Sosiologi diberikan pada tingkat pendidikan dasar sebagai bagian integral dari IPS, sedangkan pada tingkat pendidikan menengah diberikan sebagai mata pelajaran tersendiri.
B.  Tujuan
Mata pelajaran sosiologi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
  1. Memahami konsep-konsep sosiologi seperti sosialisasi, kelompok sosial, struktur sosial,  lembaga sosial, perubahan sosial, dan konflik sampai dengan terciptanya integrasi sosial
  2. Memahami berbagai peran sosial dalam kehidupan bermasyarakat
  3. Menumbuhkan sikap, kesadaran dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

C.  Ruang Lingkup

Ruang lingkup mata pelajaran Sosiologi meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
  1. Struktur sosial
  2. Proses sosial
  3. Perubahan sosial
  4. Tipe-tipe lembaga sosial.
D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Kelas  X,  Semester 1

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
1. Memahami perilaku keteraturan hidup sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat 1.1 Menjelaskan fungsi  sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan  1.2 Mendeskripsikan nilai dan norma yang   berlaku dalam masyarakat
1.3 Mendeskripsikan proses interaksi sosial sebagai dasar pengembangan pola keteraturan dan dinamika kehidupan sosial

Kelas X,  Semester 2

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
2. Menerapkan nilai dan norma dalam proses pengembangan  kepribadian 2.1 Menjelaskan sosialisasi sebagai proses dalam pembentukan kepribadian  2.2 Mendeskripsikan terjadinya perilaku menyimpang dan sikap-sikap anti sosial
2.3 Menerapkan pengetahuan sosiologi dalam kehidupan bermasyarakat
Kelas XI, Semester 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
1. Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial 1.1 Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan  1.2 Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat
1.3 Menganalisis hubungan antara struktur sosial dengan mobilitas sosial
Kelas XI,  Semester 2
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
2.   Menganalisis kelompok sosial dalam masyarakat multikultural  2.1 Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural  2.2 Menganalisis perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural
2.3 Menganalisis keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural
Kelas XII,  Semester 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
1. Memahami dampak perubahan  sosial 1.1 Menjelaskan proses perubahan sosial di masyarakat  1.2 Menganalisis dampak perubahan sosial terhadap kehidupan masyarakat
2. Memahami lembaga sosial 2.1 Menjelaskan hakikat lembaga sosial  2.2 Mengklasifikasikan tipe-tipe lembaga sosial
2.3 Mendeskripsikan peran dan fungsi lembaga sosial


Kelas XII, Semester 2
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
3. Mempraktikkan metode penelitian sosial 3.1 Merancang metode penelitian sosial  secara sederhana  3.2 Melakukan penelitian sosial secara sederhana
3.3 Mengkomunikasikan hasil penelitian sosial secara sederhana


E. Arah Pengembangan
Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.
SELAMAT BELAJAR!

Source: Klik Disini

Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia

By : Muhammad Zamroni
Toyota sebagai market leader otomotif di Indonesia masih sulit digoyahkan. Ketika kita berkendara di jalan raya kita akan menemui banyak sekali mobil produk toyota baik produk lama maupun produk terkini. Dari dulu sampai sekarang Toyota selalu setia memberikan produk-produk terbaiknya untuk keluarga Indonesia. Selalu menciptakan mobil yang sesuai dengan kebutuhan keluarga yang membuat Toyota selalu di gemari masyarakat. Ini semua merupakan hasil dari kerja keras toyota yang selalu ”moving forward ” sampai kapanpun.
Ketika bertanya tentang apa Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia? Jawabanya satu yaitu TOYOTA. Toyota mempunyai andil yang besar dan selalu mempunyai ruang di hati keluarga Indonesia dengan berbagai inovasinya dalam produknya baik dari mesin, interior, exterior dan lain sebagainya demi kenyamanan, keamanan dan keselamatan pelanggan.
Tentunya kita akan selalu memberikan yang terbaik untuk keluarga kita. Begitu juga dalam memilih mobil terbaik untuk keluarga. Toyota merupakan Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia yang memberikan berbagai pilihan produk yang unggul dikelasnya. Mesin bandel, irit, ramah lingkungan dan harga yang kompetitif kerap kali menjadi pertimbangan utama sebelum memilih sebuah mobil. Dan toyota adalah jawaban dari semua hal tersebut.
Toyota siap bersaing dengan berbagai varian produknya. Sebut saja avanza yang sangat di gandrungi keluarga indonesia. Avanza sudah berkali-kali mendapatkan penghargaan sebagai mobil yang terlaris di kelasnya. Tak kalah juga kijang innova, yaris, Camry, Alphard, Fortuner, Rush, Vios, Corolla Altis, Hilux, Prius dan lain sebagainya yang unggul di kelasnya masing-masing.
Anda bebas memilih Sesuai dengan keinginan dan kebutuhan keluarga anda. Ingin mempuyai mobil yang lapang, mewah, sporty atau yang stylis dan modern semua ada di Toyota. Anda pun di berikan banyak pilihan sesuai dengan jumlah anggota keluarga anda, apakah membutuhkan mobil yang bisa memuat anggota keluarga yang cukup besar? ataupun keluarga kecil? Toyota memang super lengkap dan paling mengerti kebutuhan keluarga Indonesia dalam menciptakan Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia. Tentunya semua itu di sesuaikan dengan bajet yang ada di kantong anda, tapi jangan khawatir karena Toyota selalu menawarkan harga yang kompetitif.
Ingat Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia, ingat TOYOTA bukan yang lain.















































Silahkan anda pilih salah satu untuk keluarga terbaik anda (seperti pada gambar yang terlihat di atas), dengan desain-desain yang elegan, kokoh, sporty dan modern semakin menyempurnakan kualitas toyota selain kualitas mesinya yang super tangguh dan super bandel. Kecanggihan teknologi Toyota pun kian lama kian canggih dan mutakhir seiring dengan perkembangan zaman yang semakin serba canggih. Anda tak perlu ragu lagi, percayakan semua pada Toyota ! sekali Toyota tetap Toyota! Sudah terbukti ketangguhanya! Semoga bermanfaat. Amin
Tag : ,
By : Muhammad Zamroni
“(Bencana (Banjir) Manusia di Jakarta)”
Oleh : Muhammad Zamroni*

Jakarta bagaikan magnet yang selalu mempunyai daya tarik untuk berurbanisasi. Jakarta menjadi pilihan utama untuk mengadu nasib karena sebagai kota pusat pemerintahan dan perekonomian. Ledakan penduduk yang tiap tahunya selalu naik kian lama kian memunculkan segudang permasalahan yang kompleks. Mulai dari kemacetan, tingginya tingkat kriminalitas, bahkan Banjir sebagai tradisi tahunan yang merendam ibu kota Indonesia ini.
Hampir tidak ada lahan kosong lagi di jakarta semuanya di gunakan untuk mendirikan mal-mal, supermarket, tempat tinggal, perusahaan dan tempat-tempat bisnis yang lainya. Dengan harapan dapat merubah nasib menjadi lebih baik ketika merantau ke Jakarta adalah faktor utama yang menyebabkan tingginya tingkat pertambahan penduduk di Jakarta. Ada beberapa dari mereka bisa menjadi orang yang lebih sukses setelah merantau di ibukota tercinta ini tetapi tak sedikit pula yang tak mencapai kesuksesan bahkan menjadi pengamen, gembel dan penghuni pemukiman tepian sungai di jakarta.

Dengan tingginya peningkatan jumlah penduduk maka semakin tinggi pula tingkat kebutuhan tempat tinggal, dan lahan untuk beraktifitas. Propinsi-propinsi di pulau jawa jelas terlihat sangat mendominasi 5 besar propinsi yang mempunyai jumlah penduduk terbanyak di Indonesia dengan menempatkan 5 propinsi yakni Jawa Barat dengan jumlah penduduknya 43.021.826 dengan jumlah laki-laki sebesar 21.876.572 dan perempuan 21.145.254. Urutan selanjutnya yaitu Jawa Timur, JawaTengah, Banten dan DKI Jakarta.

Berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayah, maka provinsi yang paling tinggi kepadatan penduduknya adalah propinsi DKI Jakarta, yaitu sebesar 14.440 orang per km2. Hal ini di perparah lagi dengan Pembangunan tanpa kendali di wilayah hilir, penyimpangan peruntukan lahan kota, dan penurunan tanah akibat eksploitasi air oleh industri, menyebabkan turunnya kapasitas penyaluran air sistem sungai, yang menyebabkan terjadinya banjir besar di Jakarta.

Sesuai dengan kodrat sifat air adalah mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Ketika kodrat tersebut tidak di penuhi maka air pun akan berontak dengan wujud sebagai banjir. Padatnya pemukiman dan bangunan-bangunan yang ada di Jakarta membuat air tidak bisa meresap ke bawah tanah. Musnahnya pohon-pohon sebagai penyerap air demi kepentingan tertentu turut mempunyai andil dalam hal ini.
Banjir di Jakarta sering di sebut-sebut sebagai “Banjir Kiriman dari Bogor”. Memang kenyataanya seperti itu karena air bergerak dari Bogor (sesuai kodrat alam) menuju laut melewati Jakarta. Tetapi apakah kita akan menyalahkan kodrat air tersebut? Tidak bukan? Kemudian permasalahanya mengapa air tidak bisa lancar mengalir ke laut? Apa yang terjadi di Jakarta? Terhambatnya aliran air ini yang menyebabkan genangan dan kemudian menjadi banjir. Dan hujan tidak hanya mengguyur Bogor tetapi juga mengguyur Jakarta.

Menggenangya air di jakarta ini di sebabkan oleh beberapa faktor. Yaitu, Selokan mampet karena sampah, Sungai mampet karena sampah, belum ada kanal banjir yang berfungsi dengan baik, Kawasan hijau yang makin hilang sehingga air hujan tidak terserap ke tanah dan langsung menggenang, Kawasan rawa-rawa di kawasan Jakarta Utara yang secara alami berfungsi sebagai tandon air sudah menjelma menjadi perumahan mewah, Saluran drainase dan gorong-gorong kota yang mampet karena sampah juga, Banyaknya rumah-rumah liar di bantaran sungai yang secara alami sebenarnya berfungsi sebagai tanggul, Kawasan Jakarta Raya yang memang dataran rendah yang rawan banjir.

Keadaan ini pun diperparah dengan semakin gudulnya kawasan puncak serta pertumbuhan kawasan ini yang tidak terkendali dengan di bangunya Villa-villa dan Restoran-restoran. Puncak secara alami berfungsi sebagai tandon tempat meresapnya air hujan. Dan ini berpengaruh besar menyebabkan tingginya debit air di Ciliwung ketika hujan tiba. Menyedihkan memang, pemerintah menjadikan perizinan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. tanpa di iringi dengan pembenahan atau “reboisasi” terhadap kawasan-kawasan gundul untuk memaksimalkan kembali fungsi penyerapan air.

Permaslahan ini dapat di selesaikan dengan cara memperbaiki semua sarana-sarana saluran air yang sudah mulai rusak, membuat selokan-selokan di pemukiman padat penduduk, memaksimalkan pembangunan kanal banjir sehingga air bisa lancar sampai ke laut. Penertiban perizinan pembangunan di kawasan-kawasan resapan air, menumbhkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, penertiban kawasan kumuh di bantaran sungai, melakukan penanaman kembali di kawasan-kawasan yang sudah kritis, menekan meledaknya pertambahan penduduk tiap tahunnya (dapat di lakukan ketika kesejahteraan masyarakat di daerah sudah terwujud). Wallahua’lam….

*Penulis, Mahasiswa Sosiologi (Smt.5) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Tag : ,

- Copyright © Hidup Adalah Pilihan - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -